Beranda Otomotif Spesifikasi Lengkap Kendaraan Taktis Brimob IAG Guardian, Rantis Berlapis Baja dengan Bobot 12 Ton
Otomotif

Spesifikasi Lengkap Kendaraan Taktis Brimob IAG Guardian, Rantis Berlapis Baja dengan Bobot 12 Ton

Spesifikasi Lengkap Kendaraan Taktis Brimob IAG Guardian, Rantis Berlapis Baja dengan Bobot 12 Ton

Pelitadigital.id – Sebuah insiden yang melibatkan kendaraan taktis (rantis) milik Brimob baru-baru ini sempat viral di media sosial. Video yang memperlihatkan rantis tersebut menarik perhatian publik, khususnya karena wujud gagah dan bobotnya yang mencapai 12 ton. Kendaraan yang digunakan Korps Brimob Polri tersebut diketahui merupakan IAG Guardian, buatan perusahaan pertahanan asal Kanada, International Armored Group (IAG).

Model ini masuk kategori APC (Armored Personnel Carrier) ringan, yang kini dioperasikan oleh pasukan keamanan, kepolisian, hingga militer di lebih dari 100 negara. Lantas, seperti apa spesifikasi dan kemampuan IAG Guardian yang menjadi andalan Brimob?

Baca juga: Harley Davidson Sprint 2025, Moge Naked Terjangkau dengan Cita Rasa Premium

Performa Mesin dan Kapasitas Angkut

Salah satu keunggulan IAG Guardian terletak pada fleksibilitas desainnya. Kendaraan ini dibangun menggunakan sasis modular yang bisa disesuaikan, mulai dari Ford F-Series, Toyota Land Cruiser, hingga heavy-duty 4×4 khusus.

Dari segi dapur pacu, IAG Guardian dibekali mesin diesel V8 turbo dengan tenaga antara 300 hingga 400 hp, dipadukan dengan transmisi otomatis. Dengan konfigurasi tersebut, kendaraan ini tetap mampu melaju hingga 120 km/jam meski bobotnya mencapai 8 hingga 12 ton (tergantung level proteksi yang dipasang).

Kapasitas angkutnya juga terbilang besar, yakni 8 hingga 12 personel bersenjata lengkap, menjadikannya ideal untuk operasi taktis maupun misi pengamanan.

Tingkat Proteksi dan Sistem Pertahanan

Sebagai kendaraan lapis baja, proteksi adalah elemen utama IAG Guardian. Secara standar, rantis ini sudah memenuhi STANAG 4569 Level 2 (NATO) dengan kemampuan menahan:

  • Tembakan peluru 7,62×39 mm API (setara AK-47) dari jarak 30 meter.

  • Serpihan proyektil artileri kaliber 155 mm pada jarak 80 meter.

Namun, perlindungannya bisa ditingkatkan hingga Level 3–4, yang sanggup menghadapi amunisi berat, termasuk 7,62×51 mm NATO hingga 14,5×114 mm API.

Bodi kendaraan menggunakan baja setebal 6–12 mm, sedangkan kaca balistiknya berlapis dengan ketebalan 40–70 mm.

Tak hanya itu, Guardian juga dilengkapi berbagai fitur tambahan seperti:

  • Ban run-flat yang tetap bisa berjalan meski terkena tembakan.

  • Sistem proteksi CBRN (kimia, biologi, radiologi, nuklir) opsional.

  • Gun port dan roof hatch yang bisa dipasangi senjata mesin ringan.

Peran IAG Guardian di Indonesia

Di Indonesia, Brimob Polri memanfaatkan IAG Guardian untuk berbagai operasi strategis. Rantis ini kerap digunakan dalam pengendalian massa (riot control), operasi kontra-terorisme, hingga pengamanan pejabat negara atau tamu VVIP.

Kehadirannya menambah kekuatan mobilitas taktis aparat kepolisian, terutama ketika dibutuhkan kendaraan dengan daya tahan tinggi, kecepatan, serta kapasitas angkut yang mumpuni.

IAG Guardian bukan sekadar kendaraan tempur, melainkan rantis multifungsi dengan kombinasi kecepatan, perlindungan, dan kapasitas angkut besar. Tak heran jika Brimob Polri menjadikannya salah satu armada andalan dalam misi strategis di berbagai daerah di Indonesia.

Dengan bobot mencapai 12 ton namun tetap mampu melaju hingga 120 km/jam, kendaraan ini membuktikan bahwa teknologi pertahanan modern dapat menghadirkan keseimbangan antara mobilitas dan keamanan.

Sebelumnya

Oppo A6 Max Resmi Meluncur di Tiongkok, Usung Baterai 7.000 mAh dan Snapdragon 7 Gen 3

Selanjutnya

Samsung Galaxy M36 5G, Desain Tipis dan Baterai Jumbo 6.000mAh

Pelitadigital.Id