Cara Mengaktifkan Motion Assist Android, Fitur Baru untuk Membantu Kurangi Mabuk Perjalanan
Pelitadigital.id – Menggunakan ponsel ketika berada di dalam kendaraan kini diupayakan menjadi lebih nyaman melalui fitur baru yang diperkenalkan Google. Bernama Motion Assist, fitur ini dirancang untuk membantu mengurangi gejala mabuk perjalanan atau motion sickness ketika pengguna tetap menatap layar ponsel saat kendaraan bergerak.
Fitur tersebut hadir sebagai bagian dari pembaruan September Android Drop yang diumumkan Google pada 1 September 2026. Motion Assist menjadi salah satu dari lima tambahan utama yang diperkenalkan dalam pembaruan tersebut, bersama sejumlah fitur baru lainnya di ekosistem Android.
Apa Itu Motion Assist Android?
Motion Assist merupakan fitur bantuan visual pada perangkat Android yang ditujukan bagi pengguna yang rentan mengalami mabuk perjalanan ketika menggunakan ponsel di kendaraan.
Ketika diaktifkan, sistem menampilkan gelembung atau titik-titik kecil pada bagian tepi layar. Indikator tersebut bergerak mengikuti perubahan gerakan yang terdeteksi perangkat.
Konsepnya cukup sederhana. Ketika kendaraan berbelok, mempercepat laju, atau mengerem, pola pergerakan indikator pada layar turut berubah.
Dengan adanya petunjuk visual tersebut, mata tidak hanya melihat konten pada layar yang tampak statis. Sistem memberikan sinyal tambahan yang dapat membantu menyelaraskan apa yang dilihat pengguna dengan sensasi gerakan yang dirasakan tubuh.
Pendekatan ini bukan sepenuhnya baru di industri perangkat seluler. Apple sebelumnya memperkenalkan fitur serupa bernama Vehicle Motion Cues pada 2024 melalui perangkat iPhone. Google kemudian membawa konsep bantuan visual untuk mabuk perjalanan tersebut ke ekosistem Android melalui Motion Assist dengan mekanisme dan pengaturan tersendiri.
Mengapa Melihat Layar Ponsel di Mobil Bisa Menyebabkan Mual?
Mabuk perjalanan terjadi ketika otak menerima informasi dari sejumlah sistem tubuh yang tidak sepenuhnya selaras.
Saat seseorang membaca layar ponsel di dalam mobil, misalnya, mata cenderung menangkap objek yang terlihat diam. Sementara itu, telinga bagian dalam mendeteksi bahwa tubuh sedang mengalami gerakan akibat kendaraan yang melaju, berbelok, mempercepat, atau mengerem.
Perbedaan antara informasi visual dan sensasi gerak tersebut dapat membuat otak mengalami kesulitan dalam memproses keadaan tubuh.
Sistem keseimbangan manusia sendiri melibatkan beberapa bagian tubuh, termasuk mata, telinga bagian dalam, otot, dan sendi. Masing-masing memberikan informasi mengenai posisi serta pergerakan tubuh.
Ketika sinyal yang diterima tidak sesuai satu sama lain, sebagian orang dapat mengalami gejala seperti pusing, rasa tidak nyaman, mual, bahkan muntah.
Motion Assist tidak menghilangkan penyebab mabuk perjalanan tersebut. Fitur ini menggunakan pendekatan visual untuk membantu mengurangi ketidaksesuaian antara apa yang dilihat mata dan gerakan yang dirasakan tubuh.
Cara Kerja Gelembung pada Motion Assist
Salah satu bagian utama Motion Assist adalah indikator visual yang muncul di sekitar tepi layar. Google menempatkannya di area penglihatan periferal agar konten utama pada ponsel tetap dapat digunakan.
Dengan desain tersebut, pengguna masih dapat melakukan berbagai aktivitas seperti membaca artikel, membalas pesan, membuka peta, atau menonton video.
Gelembung tidak bergerak secara sembarangan. Pergerakannya didasarkan pada data yang diperoleh dari sensor gerak pada perangkat.
Sensor seperti akselerometer dan giroskop membantu perangkat mendeteksi perubahan gerakan. Data tersebut kemudian digunakan sistem untuk menentukan arah serta pola pergerakan indikator pada layar.
Ketika kendaraan berbelok ke kiri atau kanan, misalnya, gelembung dapat mengikuti perubahan arah tersebut. Pola indikator juga dapat berubah ketika kendaraan melakukan akselerasi maupun pengereman.
Karena bekerja berdasarkan data gerakan perangkat, tampilan visual Motion Assist dirancang untuk merespons kondisi perjalanan secara real-time.
Motion Assist Bisa Aktif Otomatis
Google tidak hanya menyediakan opsi pengaktifan secara manual. Motion Assist juga menawarkan mekanisme aktivasi otomatis pada perangkat yang mendukungnya.
Dengan opsi tersebut, sistem dapat mengaktifkan bantuan gerak ketika mendeteksi bahwa pengguna sedang berada di dalam kendaraan yang bergerak.
Meski demikian, pengguna tetap mempunyai kendali untuk mengaktifkan maupun menonaktifkan fitur secara manual. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna menyesuaikan penggunaan Motion Assist dengan kondisi perjalanan masing-masing.
Akses fitur juga dapat dilakukan melalui Quick Settings pada perangkat yang sudah mendukung Motion Assist.
Keberadaan akses cepat tersebut membuat pengguna tidak perlu membuka banyak lapisan menu pengaturan ketika perjalanan sudah berlangsung. Jika mulai merasa tidak nyaman saat menggunakan ponsel di kendaraan, fitur dapat diakses melalui panel pengaturan cepat.
Pengguna Bisa Menyesuaikan Tampilan Motion Assist
Google juga menyediakan sejumlah pilihan kustomisasi untuk membuat indikator Motion Assist lebih sesuai dengan preferensi pengguna.
Pengguna dapat mengatur karakteristik visual gelembung yang muncul pada layar. Beberapa pilihan yang tersedia mencakup warna, bentuk, dan tingkat transparansi atau opacity.
Selain itu, terdapat opsi randomization yang memungkinkan karakteristik visual indikator berubah secara otomatis. Fitur tersebut memberikan variasi pada tampilan sehingga indikator tidak selalu memiliki bentuk atau karakteristik visual yang sama.
Pilihan kustomisasi ini tetap mempertahankan fungsi utama Motion Assist, yaitu menghadirkan petunjuk visual mengenai pergerakan kendaraan tanpa terlalu mengganggu tampilan konten utama.
Cara Mengaktifkan Motion Assist di HP Android
Pengguna perangkat yang sudah memperoleh pembaruan dapat mencari Motion Assist melalui menu Pengaturan. Nama maupun posisi menu dapat sedikit berbeda tergantung versi sistem dan perangkat yang digunakan.
Secara umum, jalur yang disediakan Google dapat diikuti melalui beberapa langkah berikut:
- Buka aplikasi Settings atau Pengaturan pada HP Android.
- Ketuk foto atau profil pengguna yang berada di bagian atas menu.
- Pilih All Services atau Semua Layanan.
- Cari bagian Personal & device safety atau Keamanan pribadi dan perangkat.
- Pilih Motion Assist atau Bantuan Gerak.
- Aktifkan fitur secara manual atau pilih opsi aktivasi otomatis apabila tersedia.
Setelah fitur dinyalakan, sistem dapat menampilkan notifikasi yang menunjukkan bahwa bantuan gerak sedang aktif.
Notifikasi tersebut juga dapat memberikan akses cepat apabila pengguna ingin menghentikan Motion Assist. Pengguna juga dapat menambahkan fitur tersebut ke Quick Settings sehingga pengaturan dapat dilakukan dengan lebih praktis.
Motion Assist Mendukung Penggunaan Ponsel Selama Perjalanan
Salah satu kelebihan pendekatan Motion Assist terletak pada kemampuannya bekerja tanpa mengharuskan pengguna menghentikan aktivitas di layar.
Pengguna masih dapat mengakses berbagai fungsi ponsel selama perjalanan. Konten utama tetap berada di layar, sementara indikator bergerak ditempatkan pada bagian tepi.
Konsep tersebut membuat bantuan visual dapat bekerja di latar penggunaan tanpa sepenuhnya mengubah cara seseorang berinteraksi dengan ponsel.
Namun, efektivitasnya tetap dapat berbeda pada setiap orang. Motion Assist dirancang sebagai alat bantu untuk mengurangi konflik informasi sensorik, bukan sebagai jaminan bahwa gejala mabuk perjalanan akan hilang sepenuhnya.





