Cara Ternak Ayam Dong Tao yang Benar, Peluang Bisnis Unggas Langka Bernilai Jual Tinggi
Pelitadigital.id – Ayam Dong Tao atau yang dikenal sebagai ayam kaki naga semakin menarik perhatian para peternak di Indonesia karena memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Unggas asal Vietnam ini terkenal berkat bentuk kakinya yang besar dan kokoh, sehingga tampil berbeda dibandingkan jenis ayam pada umumnya. Kelangkaan serta permintaan pasar yang cukup tinggi membuat ayam Dong Tao menjadi salah satu komoditas unggas premium yang berpotensi memberikan keuntungan menjanjikan.
Meski demikian, budidaya ayam Dong Tao tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Dibutuhkan penanganan yang tepat sejak fase anakan hingga dewasa agar pertumbuhan ayam berlangsung optimal. Selain memerlukan waktu pemeliharaan yang relatif lebih lama, peternak juga harus memperhatikan kondisi kandang, kualitas pakan, hingga pemberian vitamin secara rutin.
Mengenal Ayam Dong Tao
Ayam Dong Tao berasal dari Distrik Khoai Chau, Vietnam, dan telah lama dikenal sebagai salah satu ras ayam langka dengan ciri fisik yang sangat khas.
Keunikan utamanya terletak pada ukuran kaki yang jauh lebih besar dibandingkan ayam biasa. Karena karakteristik tersebut, ayam ini kerap dijuluki sebagai ayam kaki naga.
Selain memiliki kaki berukuran besar, ayam Dong Tao juga mempunyai tubuh yang relatif besar. Bobot ayam dewasa dapat mencapai 5 hingga 6 kilogram, menjadikannya salah satu ras ayam dengan ukuran tubuh yang cukup mengesankan.
Kelangkaan populasi serta proses pemeliharaan yang tidak singkat membuat harga jual ayam Dong Tao relatif tinggi, sehingga banyak peternak mulai meliriknya sebagai peluang usaha.
Menyiapkan Kandang untuk Anakan
Tahapan pertama dalam beternak ayam Dong Tao dimulai dengan menyiapkan kandang khusus bagi anakan.
Kandang dapat dibuat menggunakan kotak kayu maupun kardus yang dilengkapi lampu penghangat.
Selama ayam berusia di bawah dua minggu, suhu kandang sebaiknya dijaga pada kisaran 32 hingga 33 derajat Celsius agar anak ayam tetap hangat dan mampu beradaptasi dengan baik.
Selanjutnya, suhu dapat diturunkan sekitar 1 hingga 2 derajat Celsius setiap minggu, hingga mencapai sekitar 28 derajat Celsius ketika ayam memasuki usia dua bulan.
Pengaturan suhu yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga tingkat kelangsungan hidup anakan ayam.
Kandang untuk Ayam Remaja
Setelah memasuki usia lebih dari dua bulan, ayam Dong Tao dapat dipindahkan ke kandang remaja.
Pada fase ini, lampu penghangat tidak lagi menjadi kebutuhan utama. Namun, kondisi kandang tetap harus diperhatikan agar suhu tidak terlalu dingin, terutama pada malam hari.
Peternak dapat menjaga kehangatan kandang dengan menutup sebagian area menggunakan kain atau penutup lain untuk mengurangi paparan udara dingin dari luar.
Lingkungan kandang yang nyaman akan membantu ayam tumbuh lebih sehat dan mengurangi risiko stres.
Kandang untuk Ayam Dewasa
Saat ayam telah memasuki fase dewasa, kandang umbaran menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Model kandang ini memberikan ruang gerak yang lebih luas sehingga ayam dapat beraktivitas secara alami.
Lokasi kandang sebaiknya memperoleh paparan sinar matahari pagi yang cukup karena cahaya alami berperan penting dalam menjaga kesehatan unggas.
Dalam satu kandang, komposisi ideal yang dapat diterapkan adalah satu ekor ayam jantan dipelihara bersama tiga hingga lima ekor ayam betina. Komposisi tersebut dinilai lebih efektif untuk mendukung proses perkembangbiakan.
Pemberian Pakan Bergizi
Ayam Dong Tao termasuk jenis unggas omnivora, sehingga pilihan pakannya cukup beragam.
Peternak dapat memberikan pakan berupa jagung giling, bekatul, voer, maupun campuran bahan lain seperti irisan sayuran, nasi sisa, serta buah-buahan.
Meski demikian, kualitas nutrisi tetap harus menjadi perhatian utama.
Pakan yang kaya protein dan memiliki kandungan gizi seimbang akan membantu pertumbuhan ayam berlangsung lebih optimal, sekaligus menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat hingga mencapai ukuran ideal.
Pemberian Vitamin Secara Rutin
Selain pakan utama, pemberian vitamin juga menjadi bagian penting dalam pemeliharaan ayam Dong Tao.
Vitamin dapat diberikan secara rutin, misalnya satu kali setiap minggu, menggunakan produk khusus untuk unggas.
Sebagai alternatif, peternak juga dapat memanfaatkan bahan-bahan alami seperti jahe, temulawak, dan kunyit yang diolah menjadi minuman herbal untuk membantu menjaga daya tahan tubuh ayam.
Perawatan tambahan tersebut bertujuan mengurangi risiko penyakit sekaligus mendukung pertumbuhan unggas secara maksimal.
Peluang Bisnis yang Menjanjikan
Tingginya harga jual serta jumlah peternak yang masih terbatas membuat ayam Dong Tao memiliki prospek bisnis yang cukup menarik.
Permintaan terhadap ayam ini tidak hanya berasal dari penghobi unggas, tetapi juga kolektor dan pasar kuliner premium yang menghargai keunikan serta kualitas dagingnya.
Meskipun membutuhkan waktu pemeliharaan lebih lama dibandingkan ayam pedaging biasa, potensi keuntungan yang diperoleh dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pelaku usaha peternakan.
Ketelitian Menjadi Kunci Keberhasilan
Secara umum, cara beternak ayam Dong Tao tidak jauh berbeda dengan pemeliharaan ayam lainnya. Namun, setiap tahap memerlukan perhatian yang lebih detail agar ayam dapat tumbuh sehat dan memiliki kualitas yang baik.
Mulai dari pengaturan suhu kandang, penyediaan pakan bergizi, pemberian vitamin, hingga pengelolaan kandang harus dilakukan secara konsisten.
Dengan ketekunan dan perawatan yang tepat, ayam Dong Tao dapat menjadi komoditas unggas bernilai tinggi sekaligus membuka peluang usaha yang menguntungkan dalam jangka panjang bagi para peternak.





