Samsung One UI 9.5 Bocor, Desain Transparan, App Lock Native, hingga Pencarian Berbasis AI
Pelitadigital.id – Bocoran Samsung One UI 9.5 mulai beredar di media sosial setelah perangkat lunak uji coba internal ditemukan berjalan pada Galaxy S26. Antarmuka berbasis Android 17 ini disebut membawa perubahan visual bergaya kaca transparan serta sejumlah fitur baru, termasuk pengunci aplikasi bawaan yang terintegrasi dengan keamanan layar.
Samsung dikabarkan tengah menyiapkan pembaruan besar berikutnya untuk antarmuka perangkat Galaxy. Setelah One UI 9 belum sepenuhnya didistribusikan ke seluruh perangkat yang kompatibel, perusahaan asal Korea Selatan itu disebut telah menguji Samsung One UI 9.5 secara internal.
Informasi tersebut mencuat setelah seorang pengembang berhasil memasang perangkat lunak uji coba internal pada salah satu perangkat dari keluarga Galaxy S26. Bocoran kemudian beredar di media sosial dan memperlihatkan sejumlah perubahan yang diperkirakan menjadi bagian dari generasi baru antarmuka Samsung.
Jika informasi tersebut akurat, One UI 9.5 akan tetap dibangun di atas Android 17, tetapi membawa penyegaran cukup signifikan pada tampilan maupun cara pengguna berinteraksi dengan perangkat.
Desain Baru Bergaya Kaca Transparan
Salah satu perubahan yang paling mudah terlihat adalah pendekatan visual baru yang mengedepankan efek kaca transparan atau semi-transparan.
Elemen antarmuka seperti kartu, panel, dan kotak dialog disebut mendapatkan lapisan transparan yang memberikan kesan lebih modern. Tampilan tersebut mengingatkan pada pendekatan estetika Liquid Glass yang digunakan Apple, meskipun implementasinya disesuaikan dengan karakter desain Samsung.
Efek transparansi tersebut tidak berdiri sendiri. Beberapa tombol navigasi dan pengatur volume turut memperoleh tepian yang lebih berkilau dengan bayangan lembut. Kombinasi transparansi, pencahayaan, dan bayangan menciptakan kesan kedalaman sehingga elemen antarmuka terlihat lebih terpisah dari latar belakang.
Widget Now Brief juga disebut mendapatkan perlakuan visual serupa. Penambahan bayangan membuat informasi pada widget tetap mudah dibaca ketika ditempatkan di atas wallpaper dengan warna terang atau pola yang kompleks.
Perubahan tersebut menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya mengejar tampilan yang lebih menarik, tetapi juga berusaha mempertahankan keterbacaan dan kenyamanan navigasi.
App Lock Native Jadi Salah Satu Fitur yang Dinanti
Di antara berbagai perubahan yang muncul dalam bocoran, fitur yang berpotensi paling menarik perhatian pengguna adalah pengunci aplikasi bawaan atau native app lock.
Fungsi tersebut memungkinkan pengguna mengunci aplikasi tertentu secara langsung dari sistem. Cara penggunaannya disebut cukup sederhana: pengguna dapat menekan ikon aplikasi pada layar beranda, kemudian memilih ikon gembok yang tersedia di bagian kanan atas menu.
Yang membuat fitur ini menarik adalah integrasinya dengan sistem keamanan perangkat. Pengguna tidak perlu membuat kata sandi khusus yang berbeda untuk setiap aplikasi karena mekanisme penguncian memanfaatkan sistem keamanan layar ponsel.
Dengan demikian, aplikasi yang berisi informasi pribadi dapat memperoleh lapisan perlindungan tambahan tanpa harus mengandalkan aplikasi pihak ketiga.
Aplikasi Telepon Dibuat Lebih Nyaman untuk Satu Tangan
Samsung juga dikabarkan melakukan perubahan pada aplikasi panggilan. Ikon pencarian yang sebelumnya berada di sudut kanan atas dipindahkan ke bagian bawah layar.
Perubahan kecil tersebut memiliki tujuan ergonomis yang cukup jelas, terutama karena ukuran layar smartphone modern semakin besar. Posisi tombol di bagian bawah membuat pengguna lebih mudah menjangkaunya dengan satu tangan.
Tidak berhenti pada perubahan posisi, bilah pencarian tersebut disebut memperoleh dukungan kecerdasan buatan. Sistem dapat membantu menemukan kontak maupun riwayat interaksi dengan lebih cepat sehingga pengguna tidak perlu menelusuri informasi secara manual.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana Samsung mulai memadukan perubahan desain dengan kemampuan AI untuk menyederhanakan aktivitas sehari-hari.
Ikon Gelap Murni Kembali Hadir
One UI 9.5 juga dikabarkan membawa kembali ikon bertema gelap murni untuk sejumlah aplikasi bawaan, termasuk Galeri dan Pesan.
Konsep tersebut sebelumnya sempat muncul dalam pengujian versi terdahulu, tetapi kemudian ditarik kembali karena adanya kendala teknis.
Jika akhirnya diterapkan pada versi final, ikon dengan tampilan gelap dapat menjadi bagian dari pengalaman dark mode yang lebih konsisten. Selain memberikan kesan visual berbeda, tampilan tersebut juga dinilai lebih nyaman bagi sebagian pengguna ketika perangkat digunakan dalam kondisi minim cahaya.
Kapan One UI 9.5 Dirilis?
Untuk saat ini, informasi mengenai jadwal peluncuran One UI 9.5 masih bersifat bocoran dan perkiraan, sehingga belum dapat dianggap sebagai jadwal resmi Samsung.
Berdasarkan informasi yang beredar, tahap pengujian sistem diperkirakan dimulai pada kuartal IV 2026 untuk sejumlah perangkat kelas atas.
Versi stabil disebut-sebut akan diperkenalkan bersamaan dengan peluncuran keluarga Galaxy S27. Setelah itu, distribusi pembaruan diperkirakan berlangsung secara bertahap untuk perangkat generasi sebelumnya mulai pertengahan 2027.
Karena Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai seluruh detail tersebut, jadwal maupun daftar perangkat yang memperoleh pembaruan masih dapat berubah.
Galaxy S24 hingga S26 Dikabarkan Masuk Daftar Dukungan
Bocoran mengenai cakupan perangkat menunjukkan bahwa Samsung berpotensi memberikan One UI 9.5 kepada cukup banyak perangkat.
Seri Galaxy S24, Galaxy S25, dan Galaxy S26 disebut termasuk dalam perangkat yang kompatibel. Selain smartphone flagship, lini ponsel lipat Galaxy Z Fold dan Galaxy Z Flip generasi terbaru juga diperkirakan mendapatkan pembaruan.
Dukungan juga dikabarkan menjangkau tablet Galaxy, termasuk seri Galaxy Tab S9 hingga Galaxy Tab S12, serta sejumlah perangkat kelas menengah.
Jika rencana tersebut terealisasi, distribusi One UI 9.5 akan mencakup ekosistem perangkat Samsung yang cukup luas. Kebijakan tersebut sekaligus menunjukkan upaya perusahaan mempertahankan pengalaman perangkat lunak bagi pengguna produk generasi sebelumnya.
One UI 9.5 Berpotensi Jadi Pembaruan Besar Samsung
Bocoran Samsung One UI 9.5 memperlihatkan bahwa pembaruan ini berpotensi membawa perubahan pada dua sisi sekaligus: estetika dan fungsionalitas.
Desain transparan memberikan wajah baru pada antarmuka, sementara fitur seperti native app lock, pencarian kontak berbasis AI, serta penempatan kontrol yang lebih ergonomis diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan penggunaan.
Namun, seluruh informasi mengenai fitur, jadwal distribusi, dan perangkat kompatibel tersebut masih perlu dipandang sebagai informasi awal hingga Samsung mengumumkannya secara resmi.
Jika sebagian besar fitur yang beredar benar-benar diterapkan, One UI 9.5 dapat menjadi salah satu pembaruan penting Samsung dalam mengembangkan pengalaman Android. Bukan hanya membuat perangkat Galaxy terlihat lebih modern, tetapi juga menjadikan sistemnya semakin aman, praktis, dan terintegrasi dengan kecerdasan buatan.





