Beranda Teknologi Artificial Intelligence NVIDIA Kembali Naikkan Harga GPU untuk Ketiga Kalinya pada 2026, Kenaikan Capai 30 Persen
Artificial Intelligence

NVIDIA Kembali Naikkan Harga GPU untuk Ketiga Kalinya pada 2026, Kenaikan Capai 30 Persen

Pelitadigital.id – NVIDIA kembali menaikkan harga jajaran kartu grafis (GPU) GeForce RTX untuk ketiga kalinya sepanjang 2026. Kenaikan terbaru yang dilaporkan terjadi pada akhir Juli ini disebut mencapai 20 hingga 30 persen, melanjutkan tren peningkatan harga komponen PC yang telah berlangsung sejak tahun lalu.

Kenaikan harga tersebut menambah daftar komponen komputer yang mengalami lonjakan nilai jual, setelah sebelumnya harga RAM, SSD, prosesor, hingga GPU terus bergerak naik akibat berbagai faktor pasar.

Harga GPU NVIDIA Kembali Naik

Laporan Taiwan Economic Daily menyebutkan NVIDIA kembali melakukan penyesuaian harga terhadap lini kartu grafis GeForce RTX. Pada putaran kenaikan kali ini, harga disebut meningkat sekitar 20–30 persen.

Jika dihitung sejak awal tahun, ini merupakan kenaikan harga ketiga yang dilakukan perusahaan pada 2026.

Sebelumnya, NVIDIA telah menaikkan harga GPU sekitar 10–15 persen pada awal tahun. Selanjutnya, pada Mei 2026, perusahaan kembali melakukan penyesuaian harga yang lebih berfokus pada segmen kartu grafis flagship, khususnya GeForce RTX 5090.

Kini, memasuki akhir Juli, NVIDIA kembali menaikkan harga produknya sehingga total telah terjadi tiga kali penyesuaian harga dalam kurun waktu kurang dari satu tahun.

Retail Mulai Menyesuaikan Harga

Dampak kebijakan tersebut mulai terlihat di berbagai toko ritel yang menjual perangkat keras komputer.

Sejumlah retailer dilaporkan telah menyesuaikan harga jual kartu grafis NVIDIA mengikuti kenaikan harga dari produsen. Kondisi ini membuat konsumen harus mengeluarkan biaya lebih besar untuk memperoleh GPU GeForce RTX dibanding beberapa bulan sebelumnya.

Penyesuaian harga juga disebut berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah, seiring masuknya stok baru dengan harga distribusi yang lebih tinggi.

Rumor Retailer di Tiongkok Menghentikan Penjualan Sementara

Selain kenaikan harga, pasar Tiongkok juga diwarnai rumor mengenai langkah sejumlah retailer yang disebut mulai menghentikan sementara penjualan beberapa kartu grafis GeForce RTX kelas mainstream.

Laporan tersebut menyebut para penjual memilih menahan stok sejak pekan lalu karena khawatir harga akan kembali meningkat dalam waktu dekat.

Langkah tersebut diduga dilakukan agar retailer tidak mengalami kerugian apabila harus menjual stok lama dengan harga yang lebih rendah dibanding harga distribusi terbaru.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi kebijakan tersebut secara menyeluruh.

Kenaikan Harga Mulai Terasa di Indonesia

Fenomena serupa juga mulai dirasakan pasar Indonesia.

Dalam beberapa hari terakhir, harga sejumlah kartu grafis GeForce RTX di berbagai toko komputer maupun marketplace terlihat mengalami kenaikan dibanding sebelumnya. Persentase kenaikannya pun dinilai cukup signifikan pada beberapa model.

Situasi tersebut membuat sebagian calon pembeli memilih menunda pembelian sambil menunggu kondisi pasar lebih stabil, sementara pengguna yang telah memiliki GPU memilih merawat perangkat mereka agar tetap awet dan tidak perlu melakukan penggantian dalam waktu dekat.

Tren Kenaikan Harga Komponen PC Masih Berlanjut

Kenaikan harga GPU NVIDIA menjadi bagian dari tren yang telah berlangsung sejak sekitar satu tahun terakhir.

Sebelumnya, pasar perangkat keras komputer lebih dulu mengalami lonjakan harga pada berbagai komponen penting, antara lain:

  • RAM;
  • SSD;
  • prosesor;
  • kartu grafis (GPU).

Kondisi tersebut membuat biaya merakit maupun meningkatkan spesifikasi PC menjadi lebih mahal dibanding periode sebelumnya.

Sejumlah pelaku industri memperkirakan tren kenaikan harga masih berpotensi berlanjut apabila kondisi rantai pasok dan permintaan pasar belum kembali stabil.

Konsumen Diminta Mempertimbangkan Waktu Pembelian

Dengan kenaikan harga yang telah terjadi tiga kali sepanjang tahun, konsumen yang berencana membeli kartu grafis baru perlu mempertimbangkan waktu pembelian secara lebih matang.

Bagi pengguna yang belum memiliki kebutuhan mendesak, menunggu perkembangan pasar dapat menjadi salah satu pilihan. Sebaliknya, bagi pengguna yang membutuhkan peningkatan performa untuk pekerjaan profesional maupun bermain gim, kenaikan harga saat ini menjadi faktor yang perlu diperhitungkan dalam anggaran.

Terlepas dari berbagai spekulasi yang berkembang, kenaikan harga GPU NVIDIA pada Juli 2026 menandai penyesuaian harga ketiga dalam tahun ini. Langkah tersebut mempertegas bahwa pasar komponen PC masih menghadapi tekanan harga, sehingga konsumen perlu lebih cermat dalam merencanakan pembelian perangkat keras di tengah kondisi pasar yang terus berubah.

Sebelumnya

Apple Rilis iOS 26.6, Fokus Tingkatkan Keamanan dan Persiapkan Transisi ke iOS 27

Pelitadigital.Id