Huawei Mate XT 2 Ultimate Resmi Meluncur, Hadir dengan Mekanisme Lipat Berbentuk G dan Layar 10,2 Inci
Pelitadigital.id – Huawei kembali memperluas inovasinya di segmen ponsel lipat dengan memperkenalkan Huawei Mate XT 2 Ultimate di China pada September 2026. Perangkat ini menjadi generasi penerus Mate XT Ultimate Design sekaligus membawa sejumlah perubahan pada desain, mekanisme pelipatan, layar, performa, kamera, hingga perlindungan perangkat.
Salah satu pembaruan yang paling mencolok adalah mekanisme lipat yang kini berbeda dari pendahulunya. Huawei Mate XT 2 Ultimate menggunakan konsep lipat ke dalam sehingga ketika dilipat, susunan perangkat menyerupai huruf “G”.
Perubahan tersebut tidak hanya memberikan karakter visual baru, tetapi juga memiliki tujuan praktis. Layar utama berada di bagian dalam ketika perangkat ditutup sehingga permukaannya tidak secara langsung berhadapan dengan lingkungan luar. Dengan begitu, panel utama mendapatkan perlindungan tambahan ketika ponsel sedang tidak digunakan dalam kondisi terbuka.
Di sisi lain, perubahan mekanisme tersebut membuat Huawei harus menghadirkan sebuah layar cover khusus. Konstruksinya pun menjadi lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya. Namun, pendekatan ini memberikan pengalaman berbeda sekaligus menawarkan perlindungan lebih baik terhadap layar utama.
Desain Lipat Baru yang Menjadi Pembeda
Pada Mate XT generasi sebelumnya, Huawei mengadopsi konsep pelipatan yang lebih menyerupai huruf “Z”. Mate XT 2 Ultimate kini mengambil arah yang berbeda dengan menempatkan panel utama di sisi dalam saat perangkat dilipat.
Konsep tersebut membuat layar berukuran besar tidak selalu berada di posisi terbuka. Ketika ponsel ditutup, panel utama terlindungi oleh struktur perangkat, sedangkan kebutuhan untuk mengakses perangkat dalam kondisi ringkas ditangani oleh layar cover.
Saat dibentangkan sepenuhnya, perangkat ini berubah menjadi perangkat dengan bidang layar yang jauh lebih luas. Ukurannya bahkan mendekati pengalaman penggunaan tablet, sehingga pengguna dapat memanfaatkannya untuk aktivitas yang membutuhkan ruang visual lebih besar.
Huawei juga mengklaim konstruksi Mate XT 2 Ultimate dirancang dengan mempertimbangkan perlindungan perangkat, terutama pada bagian layar yang menjadi salah satu komponen paling penting sekaligus rentan pada ponsel lipat.
Layar OLED 10,2 Inci dengan Refresh Rate Adaptif
Ketika dibuka sepenuhnya, Huawei Mate XT 2 Ultimate menawarkan panel OLED berukuran 10,2 inci dengan resolusi 3K. Ukuran tersebut membuat perangkat tidak sekadar berfungsi sebagai smartphone, tetapi juga memberikan pengalaman visual yang mendekati tablet.
Untuk menjaga keseimbangan antara kelancaran tampilan dan efisiensi daya, panel tersebut menggunakan teknologi LTPO dengan refresh rate adaptif mulai dari 1 Hz hingga 120 Hz.
Refresh rate yang dapat berubah sesuai kebutuhan memungkinkan layar menggunakan frekuensi tinggi ketika membutuhkan animasi yang lebih mulus, sementara frekuensi rendah dapat digunakan pada kondisi tertentu untuk membantu menghemat konsumsi daya.
Huawei juga membekali layar dengan teknologi PWM dimming frekuensi tinggi. Fitur tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan pengalaman penggunaan layar yang lebih nyaman pada berbagai kondisi.
Ketika perangkat dilipat, pengguna beralih ke layar cover berukuran 6,5 inci. Layar ini menjadi antarmuka utama ketika pengguna ingin memakai perangkat dalam bentuk yang lebih ringkas.
Menariknya, Huawei turut menyertakan fitur privacy display. Teknologi tersebut membatasi sudut pandang layar sehingga informasi yang ditampilkan menjadi lebih sulit dilihat oleh orang dari sisi samping.
Fitur semacam ini dapat menjadi nilai tambah ketika perangkat digunakan di tempat umum, terutama saat pengguna membuka informasi pribadi atau konten yang tidak ingin mudah terlihat oleh orang di sekitarnya.
Kirin 9050 Pro Menjadi Jantung Performa
Untuk menangani berbagai aktivitas dengan tuntutan performa tinggi, Huawei Mate XT 2 Ultimate menggunakan chipset Kirin 9050 Pro yang dibangun berdasarkan arsitektur LogicFolding.
Huawei mengklaim chipset tersebut mampu memberikan peningkatan performa hingga 46 persen dibandingkan generasi sebelumnya yang menggunakan Kirin 9030 Pro.
Peningkatan performa menjadi penting karena perangkat dengan layar besar dan kemampuan multitasking membutuhkan sumber daya pemrosesan yang memadai. Dengan konfigurasi tersebut, Mate XT 2 Ultimate diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang menginginkan perangkat premium dengan kemampuan komputasi tinggi.
Dari sisi memori, Huawei menyediakan RAM 16 GB. Sementara kapasitas penyimpanannya tersedia dalam pilihan 256 GB, 512 GB, dan 1 TB.
Bagi konsumen yang membutuhkan kapasitas penyimpanan lebih besar, Huawei juga menghadirkan Collector Edition dengan ruang penyimpanan mencapai 2 TB.
Kapasitas sebesar itu memberikan ruang luas untuk menyimpan foto, video beresolusi tinggi, dokumen, aplikasi, maupun berbagai file berukuran besar.
Kamera Utama 50 MP dengan Aperture Variabel
Huawei tidak hanya menonjolkan desain dan layar. Sektor fotografi Mate XT 2 Ultimate juga mendapatkan konfigurasi yang ditujukan untuk kelas flagship.
Kamera utama menggunakan sensor 50 MP berukuran 1/1,28 inci. Kamera tersebut dilengkapi variable aperture, optical image stabilization (OIS), serta filter warna RYYB.
Penggunaan variable aperture memberikan fleksibilitas lebih dalam mengatur karakter pengambilan gambar, sementara OIS membantu menjaga kestabilan kamera ketika memotret maupun merekam video.
Baca juga:





