Gadget

POCO X8s Tuai Kontroversi, Spesifikasi Kamera Dipertanyakan dan Harga Tembus Rp9,7 Juta

Pelitadigital.id – Peluncuran POCO X8s di Vietnam pada pertengahan Oktober 2026 menjadi perhatian di tengah persaingan pasar smartphone. Perangkat terbaru dari Xiaomi ini menawarkan desain ringkas, layar berteknologi LTPO OLED, serta konfigurasi memori yang cukup besar. Namun, daya tarik tersebut dibayangi perbedaan informasi mengenai spesifikasi kamera dan harga jual yang dinilai sebagian pengamat terlalu tinggi.

POCO X8s disebut sebagai model pertama dengan akhiran huruf s dalam keluarga POCO X Series. Smartphone ini diposisikan untuk pengguna yang menginginkan perangkat berukuran relatif ringkas tanpa harus mengorbankan kualitas layar dan performa.

POCO X8s Meluncur di Vietnam Tanpa Acara Besar

Xiaomi dilaporkan memperkenalkan POCO X8s ke pasar Vietnam melalui pendekatan yang relatif sederhana. Alih-alih menggelar acara peluncuran besar, perusahaan langsung mencantumkan perangkat tersebut di toko resminya pada platform e-commerce Shopee Vietnam.

Strategi ini memungkinkan calon konsumen mengakses informasi produk dan harga melalui kanal penjualan daring. Namun, metode peluncuran tersebut juga membuat kelengkapan informasi yang tersedia di halaman produk menjadi sangat penting, terutama ketika terdapat perbedaan data spesifikasi dari sumber lain.

Kehadiran POCO X8s menambah pilihan bagi pengguna yang mencari smartphone dengan ukuran lebih ringkas. Perangkat ini mengandalkan layar 6,35 inci, desain dengan bezel tipis, serta sistem operasi HyperOS 3 berbasis Android 16 sebagaimana disebutkan dalam materi sumber.

Desain Compact dengan Layar LTPO OLED 6,35 Inci

Salah satu daya tarik POCO X8s terletak pada dimensinya yang relatif ringkas. Smartphone ini disebut menggunakan panel LTPO OLED berukuran 6,35 inci, sehingga dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang tidak menyukai perangkat berlayar terlalu besar.

Teknologi OLED memungkinkan setiap piksel menghasilkan cahaya sendiri. Karakteristik tersebut umumnya mendukung tampilan warna yang kaya, kontras tinggi, dan warna hitam yang lebih pekat dibandingkan sejumlah teknologi layar konvensional.

HyperOS 3 Berbasis Android 16 dan Perlindungan IP68

Di sektor perangkat lunak, POCO X8s disebut menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Sistem operasi ini menjadi bagian penting dari pengalaman penggunaan, mulai dari navigasi antarmuka hingga pengelolaan aplikasi.

Versi sistem operasi yang digunakan juga perlu diperhatikan karena berkaitan dengan kompatibilitas aplikasi dan dukungan pembaruan. Namun, informasi mengenai jadwal pembaruan keamanan serta durasi dukungan perangkat lunak POCO X8s belum dijelaskan dalam naskah sumber.

Sertifikasi IP68 menjadi fitur pendukung lain yang patut diperhatikan. Perlindungan ini dapat memberikan ketahanan terhadap debu dan paparan air dalam batas yang ditentukan oleh standar pengujian.

Kontroversi Kamera POCO X8s: Dua atau Tiga Kamera Belakang?

Persoalan terbesar yang menyertai peluncuran POCO X8s berkaitan dengan konfigurasi kamera belakang. Perbedaan informasi antara sejumlah laporan teknologi dan halaman penjualan resmi menimbulkan pertanyaan mengenai perangkat yang sebenarnya dipasarkan.

Beberapa laporan menyebut POCO X8s memiliki tiga kamera belakang dengan konfigurasi sebagai berikut:

  • Kamera utama 50 MP.
  • Kamera telephoto 50 MP.
  • Kamera ultrawide 8 MP.

Kamera utama tersebut dikabarkan menggunakan sensor Light Fusion 800 yang dilengkapi optical image stabilization atau OIS. Teknologi ini membantu mengurangi efek guncangan tangan saat mengambil foto maupun merekam video dalam kondisi tertentu.

Kamera Depan 32 MP untuk Swafoto

Di luar perdebatan mengenai kamera belakang, materi sumber menyebut bahwa POCO X8s memiliki kamera depan beresolusi 32 MP.

Kamera tersebut ditujukan untuk kebutuhan swafoto, panggilan video, dan pembuatan konten. Resolusi tinggi dapat memberikan ruang untuk menangkap detail, tetapi kualitas akhir foto juga dipengaruhi oleh ukuran sensor, pemrosesan gambar, pencahayaan, dan optimasi perangkat lunak.

Dengan demikian, angka megapiksel saja belum cukup untuk menentukan apakah hasil foto POCO X8s lebih baik dibandingkan smartphone lain. Pengujian langsung diperlukan untuk menilai ketajaman, reproduksi warna, kemampuan dalam kondisi minim cahaya, dan kualitas perekaman video.

Snapdragon 7 Gen 4 Dinilai Kurang Kompetitif di Kelas Harganya

Perdebatan harga POCO X8s juga berkaitan dengan chipset yang disebut digunakan perangkat ini, yakni Qualcomm Snapdragon 7 Gen 4.

Chipset tersebut ditujukan untuk smartphone kelas menengah dengan dukungan performa yang memadai untuk berbagai kebutuhan. Pengguna dapat memanfaatkannya untuk menjalankan aplikasi sehari-hari, menikmati konten multimedia, dan memainkan berbagai game.

Baca juga:

Sebelumnya

Meta VR Glasses, Kacamata Virtual Reality dengan Layar 5K dan Kontrol Gestur

Selanjutnya

Growin by Mandiri Sekuritas, Aplikasi Investasi Digital dengan Fitur Analisis Saham

Pelitadigital.Id