Gadget

Xiaomi MIX Ultra Dikabarkan Hadir dengan Warna Burgundy dan Chip Xring O3

Pelitadigital.id – Xiaomi MIX Ultra mulai menjadi sorotan setelah CEO Xiaomi, Lei Jun, terlihat membawa sebuah ponsel lipat berwarna burgundy. Perangkat yang diduga sebagai foldable premium terbaru Xiaomi tersebut disebut membawa sejumlah peningkatan, mulai dari chipset Xring O3, layar internal hingga 7,6 inci, kamera utama 200 MP, hingga baterai sekitar 6.000 mAh.

Kemunculan ponsel berwarna burgundy di tangan Lei Jun memunculkan spekulasi mengenai perangkat foldable baru yang tengah disiapkan Xiaomi. Meski belum ada pengumuman resmi, sejumlah informasi yang beredar menyebut perangkat tersebut akan menempati segmen premium dan menawarkan peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya.

Selain desain yang berbeda, Xiaomi MIX Ultra juga dikabarkan membawa komponen dengan kemampuan tinggi. Chipset Xring O3 menjadi salah satu aspek yang paling menarik perhatian karena disebut sebagai penerus Xring O1. Sementara itu, sektor fotografi disebut mengandalkan kamera utama beresolusi 200 MP.

Namun, hingga saat ini Xiaomi belum mengonfirmasi nama resmi perangkat, harga, spesifikasi final, maupun waktu peluncurannya. Karena itu, seluruh informasi mengenai perangkat tersebut masih perlu diperlakukan sebagai rumor dan bocoran.

Xiaomi MIX Ultra Dikabarkan Mengusung Warna Burgundy

Desain menjadi salah satu bagian yang pertama kali menarik perhatian dari perangkat yang diduga sebagai Xiaomi MIX Ultra. Ponsel tersebut disebut menggunakan mekanisme foldable bergaya buku, sehingga layar utama dapat dibuka menjadi lebih luas.

Warna burgundy yang terlihat pada perangkat juga menjadi sorotan. Warna tersebut disebut belum pernah tampil pada lini ponsel lipat Xiaomi sebelumnya. Kehadirannya pada perangkat yang digunakan Lei Jun kemudian memunculkan dugaan bahwa Xiaomi tengah mempersiapkan generasi baru foldable kelas atas.

Untuk layar bagian dalam, perangkat diperkirakan memiliki panel berukuran sekitar 7,5 hingga 7,6 inci. Ukuran tersebut memberikan area tampilan yang luas ketika perangkat dibuka, sehingga berpotensi mendukung aktivitas seperti menikmati multimedia, bekerja, maupun menjalankan beberapa aplikasi.

Bocoran lainnya menyebut sensor sidik jari kemungkinan ditempatkan di sisi bodi. Perangkat juga diperkirakan menjalankan HyperOS 4 berbasis Android 17. Kendati demikian, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari Xiaomi sehingga masih dapat berubah.

Kamera Utama 200 MP dan Baterai Sekitar 6.000 mAh

Tidak hanya mengandalkan desain layar lipat, sektor fotografi juga disebut menjadi salah satu keunggulan Xiaomi MIX Ultra. Kamera utama perangkat dikabarkan menggunakan sensor beresolusi 200 MP.

Resolusi yang sangat tinggi tersebut secara teori memberikan ruang lebih besar untuk menghasilkan foto dengan detail yang kaya. Kemampuan kamera tentu tetap dipengaruhi oleh ukuran sensor, pemrosesan gambar, lensa, serta kondisi pencahayaan.

Di sektor daya, perangkat disebut membawa baterai dengan kapasitas sekitar 6.000 mAh. Kapasitas tersebut tergolong besar untuk sebuah smartphone foldable dan berpotensi memberikan waktu penggunaan lebih panjang, meskipun daya tahan sebenarnya tetap bergantung pada berbagai faktor, termasuk ukuran layar dan efisiensi chipset.

Dukungan pengisian daya nirkabel juga disebut akan tersedia. Jika informasi tersebut benar, pengguna akan memiliki pilihan pengisian yang lebih fleksibel.

Kombinasi layar berukuran besar, kamera beresolusi tinggi, serta baterai berkapasitas besar semakin menguatkan posisi perangkat sebagai calon smartphone flagship. Namun, konfigurasi kamera dan kapasitas baterai final masih menunggu pengumuman resmi.

Xring O3 Disebut Menjadi Jantung Performa

Daya tarik lain dari Xiaomi MIX Ultra adalah kabar penggunaan chipset Xring O3. Chipset tersebut disebut sebagai generasi penerus Xring O1 dengan kode nama Lhasa.

Berdasarkan informasi yang beredar, Xring O3 akan menggunakan arsitektur CPU tiga klaster dengan kemungkinan konfigurasi 1+3+4 atau 1+2+5. Core utama disebut mampu mencapai kecepatan hingga 4,05 GHz, sedangkan core performa Titanium berada di sekitar 3,42 GHz dan core efisiensi mencapai 3,02 GHz.

Jika angka tersebut benar-benar diterapkan pada produk final, Xring O3 berpotensi menawarkan peningkatan kemampuan pemrosesan dibanding pendahulunya.

Peningkatan juga disebut menyentuh sektor grafis. GPU Xring O3 dikabarkan memiliki clock hingga 1,5 GHz, lebih tinggi dibandingkan sekitar 1,2 GHz pada Xring O1. Sementara itu, kecepatan memorinya disebut tetap berada di angka 9.600 MT/s.

Kombinasi tersebut berpotensi memberikan peningkatan performa ketika perangkat digunakan untuk menjalankan gim, mengolah grafis, maupun menangani berbagai pekerjaan berat. Namun, performa aktual tentunya baru dapat diketahui setelah Xiaomi memperkenalkan perangkat dan spesifikasi finalnya.

Nama dan Jadwal Peluncuran Masih Menjadi Misteri

Meski bocoran mengenai perangkat semakin banyak bermunculan, Xiaomi hingga kini belum mengumumkan jadwal peluncuran MIX Ultra. Bahkan, nama MIX Ultra sendiri belum dipastikan sebagai nama komersial resminya.

Sebelumnya, perangkat yang diduga sama sempat dikaitkan dengan sejumlah nama, termasuk Mix Fold 5, Xiaomi 17 Fold, dan Xiaomi 18 Fold. Perubahan penamaan masih sangat mungkin terjadi sebelum perangkat diperkenalkan secara resmi.

Kemunculan Lei Jun dengan perangkat berwarna burgundy memang menjadi salah satu indikasi kuat mengenai keberadaan foldable baru Xiaomi. Ditambah dengan informasi mengenai pengembangan Xring O3, rumor tersebut semakin menarik perhatian.

Namun, belum adanya konfirmasi resmi membuat spesifikasi seperti ukuran layar, kapasitas baterai, konfigurasi kamera, chipset, sistem operasi, harga, dan tanggal peluncuran belum dapat dianggap sebagai informasi final.

Sebelumnya

6 Aplikasi AI untuk Membuat Notulen Rapat, Praktis dan Hemat Waktu

Selanjutnya

Resep Choco Berry Donut Tanpa Oven, Dessert Viral yang Mudah Dibuat dan Bisa Jadi Ide Jualan

Pelitadigital.Id