ZTE nubia A57 Resmi di Indonesia, HP Rp1 Jutaan dengan Desain Kamera ala iPhone 17 Pro
Pelitadigital.id – ZTE nubia kembali memperluas pilihan smartphone terjangkau di pasar Indonesia melalui nubia A57. Ponsel ini hadir sebagai perangkat entry-level yang tidak hanya mengandalkan harga kompetitif, tetapi juga menawarkan sejumlah fitur yang cukup menarik untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari.
Salah satu daya tarik yang paling mudah terlihat adalah desain bagian belakangnya. Modul kamera ZTE nubia A57 dibuat dalam bentuk persegi panjang dengan susunan elemen kamera yang sekilas mengingatkan pada desain kamera belakang iPhone 17 Pro.
Di Indonesia, nubia A57 saat ini sudah tersedia untuk dibeli melalui sejumlah marketplace mitra ZTE nubia. Perangkat tersebut ditawarkan dalam dua pilihan kapasitas penyimpanan dengan harga yang berbeda.
Untuk varian RAM 4 GB dengan penyimpanan internal 64 GB, ZTE nubia A57 dibanderol Rp1.899.000. Sementara model dengan RAM 4 GB dan penyimpanan internal 128 GB ditawarkan sekitar Rp1.999.000.
Kehadiran smartphone ini melanjutkan jajaran perangkat entry-level nubia setelah sebelumnya nubia A77 diperkenalkan di pasar global. Walaupun sama-sama menyasar konsumen di kelas harga terjangkau, kedua perangkat tersebut memiliki perbedaan dari sisi spesifikasi dan kemampuan perangkat keras.
Desain ZTE nubia A57 Mirip iPhone 17 Pro
Dari sisi tampilan, bagian belakang menjadi salah satu aspek yang paling mencuri perhatian pada ZTE nubia A57. Nubia membekali ponsel ini dengan modul kamera berbentuk persegi panjang yang membentang secara horizontal.
Desain tersebut memberikan kesan berbeda dibandingkan smartphone entry-level pada umumnya. Di dalam modul kamera terdapat tiga bulatan yang disusun secara diagonal atau menyerupai pola zig-zag.
Susunan tersebut membuat tampilan belakang A57 sekilas mengingatkan pada desain kamera belakang iPhone 17 Pro. Meski memiliki kemiripan secara visual, konfigurasi kamera dan spesifikasi yang digunakan kedua perangkat tentu berbeda.
ZTE sendiri baru mengungkapkan secara jelas spesifikasi salah satu kamera belakang nubia A57, yakni kamera utama beresolusi 13 MP. Sementara itu, fungsi dua bulatan lainnya pada modul kamera belum dikonfirmasi secara rinci.
Untuk pilihan warna, nubia A57 tersedia dalam tiga opsi, yakni oranye, hitam, dan perak. Dari ketiganya, warna oranye menjadi salah satu varian yang paling menarik perhatian di pasaran.
Layar 6,75 Inci dengan Refresh Rate 120 Hz
Beralih ke bagian depan, ZTE nubia A57 mengusung layar IPS LCD berukuran 6,75 inci. Ukuran tersebut tergolong lega untuk perangkat di kelas entry-level sehingga dapat memberikan area tampilan yang lebih luas saat digunakan untuk menonton video, menjelajahi media sosial, maupun menjalankan berbagai aplikasi.
Layar tersebut memiliki resolusi 720 x 1.570 piksel. Meskipun resolusinya masih berada pada kategori HD+, nubia memberikan dukungan refresh rate hingga 120 Hz.
Refresh rate tinggi menjadi salah satu fitur yang cukup menarik pada perangkat ini. Dengan kemampuan tersebut, perpindahan tampilan, animasi antarmuka, serta aktivitas scrolling dapat terasa lebih mulus dibandingkan layar dengan refresh rate standar.
Tingkat kecerahan layar juga mencapai 740 nit. Sementara kamera depan beresolusi 8 MP ditempatkan pada bagian atas layar menggunakan notch berbentuk huruf U.
Kombinasi layar besar dan refresh rate 120 Hz membuat nubia A57 memiliki salah satu nilai jual yang cukup menonjol di segmen harganya.
Menggunakan Chipset Unisoc T7250
Untuk menunjang kinerja, ZTE nubia A57 menggunakan chipset Unisoc T7250. Chipset tersebut dipadukan dengan RAM 4 GB dan dua pilihan kapasitas penyimpanan internal, yakni 64 GB dan 128 GB.
Pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan lebih besar juga masih mendapatkan opsi untuk memperluas kapasitas melalui kartu microSD.
Konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa nubia A57 memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan penggunaan sehari-hari. Perangkat ini dapat digunakan untuk berkomunikasi, mengakses media sosial, menonton video, serta menjalankan berbagai aplikasi umum.
Spesifikasinya memang berada di bawah nubia A77. Sebagai pembanding, nubia A77 menggunakan chipset Unisoc T8300 dan menawarkan RAM 6 GB sehingga memiliki kemampuan perangkat keras yang lebih tinggi.
Meski demikian, nubia A57 tetap memiliki konfigurasi yang cukup relevan bagi konsumen yang mencari smartphone terjangkau untuk kebutuhan dasar tanpa harus mengeluarkan dana besar.
Baterai 5.000 mAh dan Pengisian Cepat 22,5W
Daya tahan menjadi aspek lain yang diperhatikan ZTE pada nubia A57. Smartphone ini dibekali baterai berkapasitas 5.000 mAh yang dirancang untuk mendukung aktivitas pengguna sepanjang hari.
Baterai tersebut juga telah mendapatkan dukungan teknologi pengisian cepat 22,5W. Fitur ini dapat membantu mempersingkat waktu pengisian dibandingkan teknologi pengisian standar.
Selain baterai, nubia A57 membawa sejumlah fitur pelengkap yang cukup umum dibutuhkan pengguna. Sensor sidik jari ditempatkan di bagian samping bodi sehingga dapat digunakan sebagai salah satu metode autentikasi perangkat.
ZTE juga masih mempertahankan jack audio 3,5 mm. Keberadaan port tersebut memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang masih menggunakan earphone atau perangkat audio berkabel.
Untuk konektivitas pengisian daya dan transfer data, smartphone ini menggunakan port USB Type-C.
Sudah Mendukung Jaringan 5G
Salah satu fitur yang cukup menarik dari ZTE nubia A57 adalah dukungan terhadap jaringan 5G. Fitur tersebut memberikan opsi konektivitas yang lebih modern bagi pengguna, terutama di wilayah yang sudah memiliki jaringan 5G.
Selain konektivitas tersebut, nubia A57 menjalankan sistem operasi Android 16. Kehadiran sistem operasi yang lebih baru menjadi nilai tambah bagi smartphone yang berada di segmen harga terjangkau.
Perangkat ini juga memiliki sertifikasi IP64. Sertifikasi tersebut memberikan perlindungan terhadap debu serta percikan air dalam penggunaan sehari-hari.
Dengan perlindungan tersebut, pengguna dapat merasa lebih aman ketika membawa perangkat untuk beraktivitas di luar ruangan. Namun, sertifikasi IP64 tetap perlu dipahami sebagai perlindungan terhadap kondisi tertentu, bukan berarti perangkat dapat digunakan secara bebas di dalam air.
Harga ZTE nubia A57 di Indonesia
ZTE nubia A57 kini sudah tersedia di Indonesia melalui sejumlah marketplace yang menjadi mitra ZTE nubia. Konsumen dapat memilih kapasitas penyimpanan sesuai kebutuhan sekaligus menyesuaikannya dengan anggaran.
Berikut pilihan harga yang ditawarkan:
- RAM 4 GB + penyimpanan 64 GB: Rp1.899.000.
- RAM 4 GB + penyimpanan 128 GB: sekitar Rp1.999.000.
Selisih harga antara kedua varian tersebut relatif tipis. Bagi pengguna yang membutuhkan ruang lebih besar untuk menyimpan aplikasi, foto, video, maupun berbagai file, varian 128 GB dapat menjadi pilihan yang lebih leluasa.
Sementara itu, model 64 GB dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang lebih mengutamakan harga terjangkau dan kebutuhan penyimpanan yang tidak terlalu besar, terlebih perangkat masih menyediakan dukungan kartu microSD.
Nubia A57 Hadir sebagai Smartphone Entry-Level dengan Fitur Menarik
Secara keseluruhan, ZTE nubia A57 mencoba menawarkan kombinasi spesifikasi yang cukup kompetitif di kelas entry-level. Daya tariknya tidak hanya berasal dari harga di kisaran Rp1 jutaan, tetapi juga dari sejumlah fitur yang biasanya menjadi pertimbangan konsumen ketika membeli smartphone.
Desain belakang yang sekilas menyerupai modul kamera iPhone 17 Pro menjadi salah satu ciri visual yang membedakannya. Di sisi lain, layar 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz memberikan pengalaman visual yang lebih responsif.
Perangkat ini juga membawa chipset Unisoc T7250, RAM 4 GB, penyimpanan 64 GB atau 128 GB, serta dukungan kartu microSD. Untuk kebutuhan daya, tersedia baterai 5.000 mAh dengan pengisian cepat 22,5W.
Tidak berhenti di sana, nubia A57 juga menawarkan jaringan 5G, sistem operasi Android 16, sensor sidik jari, jack audio 3,5 mm, USB Type-C, dan sertifikasi IP64.
Dengan harga mulai Rp1.899.000, ZTE nubia A57 menjadi salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan konsumen yang mencari smartphone entry-level dengan layar besar, refresh rate tinggi, baterai berkapasitas besar, serta konektivitas 5G tanpa harus masuk ke kelas harga yang lebih mahal.





