Beranda Berita Nasional Pemerintah Tetap Promosikan Investasi di IKN Meski Anggaran Diblokir
Nasional

Pemerintah Tetap Promosikan Investasi di IKN Meski Anggaran Diblokir

Gambar : Liputan6

Pelitadigital.id  – Deputi Bidang Pengembangan Iklim dan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Riyatno, menegaskan bahwa pihaknya tetap berkomitmen mempromosikan investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) kepada para investor. Komitmen ini tetap berjalan di tengah isu pemblokiran dana pembangunan IKN oleh pemerintah.

“Kalau kami kan kerja sama dengan Otorita (IKN) di sana, bahwa kami tetap commit untuk tetap mempromosikan apa-apa saja yang di IKN tersebut. Jadi kami laksanakan, kami koordinasi dengan otorita IKN,” ujar Riyatno dikutip dari Detik, Senin (10/2/2025).

Fokus Investasi di Sektor Perhotelan dan Pendidikan

Riyatno menjelaskan bahwa pihaknya masih membidik investor untuk berbagai sektor strategis, seperti perhotelan dan pendidikan, guna menanamkan modalnya di IKN. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, juga telah melakukan pertemuan dengan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, untuk membahas strategi investasi.

“Sebagaimana telah dilakukan di sana, tentu baik di sektor yang sudah ada kan mengenai perhotelan, pendidikan, kami bapak Menteri (Rosan) telah berkoordinasi, telah bertemu juga dengan Pak Basuki. Dan Pak Menteri juga sudah mencarikan investor yang dari Singapura,” ungkap Riyatno.

Namun, Riyatno belum mengungkap secara detail identitas investor yang dimaksud. “Mungkin tidak saya sampaikan di sini, tapi sudah dilakukan koordinasi-koordinasi, bahkan Pak Menteri sudah ke sana,” tambahnya.

Dampak Pemblokiran Anggaran Terhadap Pembangunan IKN

Sementara itu, proyek pembangunan IKN kembali menjadi sorotan setelah Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menyebut bahwa anggaran pembangunan untuk tahun 2025 masih diblokir oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati. Akibatnya, realisasi pembangunan di IKN masih tertunda.

“Realisasi anggaran IKN kayaknya belum ada. Kan anggaran kita diblokir semua. Anggarannya nggak ada, progresnya buat beli makan siangnya Pak Menteri. Itu progresnya,” ujar Dody secara bercanda usai menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis lalu.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi kelangsungan proyek pembangunan IKN. Meski demikian, pemerintah tetap optimistis dalam menarik minat investor guna merealisasikan rencana besar pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur tersebut.

 

Sebelumnya

Kebakaran Melanda Kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp 48 Juta

Selanjutnya

Financial Planning: Solusi Menuju Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

Pelitadigital.Id