Mengenal Aplikasi Keuangan Flip, dari Transfer Antarbank hingga Layanan Bisnis Digital
Pelitadigital.id – Perkembangan transaksi digital membuat kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan yang praktis semakin meningkat. Salah satu platform yang hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah Flip, aplikasi teknologi finansial yang pada awalnya dikenal sebagai layanan transfer antarbank dengan biaya lebih ringan.
Seiring bertambahnya kebutuhan pengguna, layanan Flip kemudian berkembang dan tidak lagi terbatas pada transfer antarbank. Platform ini kini menyediakan beragam layanan, mulai dari pengisian saldo dompet digital, transaksi internasional, hingga layanan yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis.
Perjalanan tersebut membuat Flip berkembang dari sebuah solusi untuk persoalan biaya transfer menjadi platform dengan ekosistem layanan finansial digital yang lebih luas.
Flip Didirikan pada 2015
Flip didirikan pada 2015 oleh Rafi Putra Arriyan, Luqman Sungkar, dan Ginanjar Ibnu Solikhin. Ketiganya merupakan alumni Universitas Indonesia.
Pada tahap awal, Flip berfokus pada persoalan biaya transfer antarbank. Ketika itu, biaya tambahan untuk mengirim uang dari satu bank ke bank lain menjadi salah satu pertimbangan masyarakat dalam melakukan transaksi.
Flip kemudian hadir dengan menawarkan alternatif yang membantu pengguna melakukan transfer antarbank dengan biaya yang lebih ringan.
Perkembangan perusahaan berlanjut hingga pada 2016, Flip memperoleh izin dari Bank Indonesia. Legalitas tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perjalanan Flip sebagai perusahaan teknologi finansial di Indonesia.
Layanan Flip Semakin Beragam
Seiring berkembangnya transaksi digital, kebutuhan pengguna juga semakin luas. Flip kemudian memperluas layanan agar tidak hanya berfokus pada transfer antarbank.
Pengguna dapat memanfaatkan Flip untuk berbagai kebutuhan transaksi, termasuk pengisian saldo dompet digital dan sejumlah layanan keuangan lainnya.
Perusahaan juga mengembangkan beberapa layanan khusus. Salah satunya adalah Flip Globe, yang ditujukan untuk kebutuhan pengiriman uang ke luar negeri.
Selain itu, terdapat Flip Deals yang berkaitan dengan kebutuhan belanja serta Flip Emas untuk transaksi emas digital.
Flip juga mengembangkan Safaraya, layanan yang menyasar kebutuhan perjalanan ibadah umrah.
Rangkaian layanan tersebut memperlihatkan perubahan posisi Flip dari platform transfer sederhana menjadi ekosistem layanan finansial digital yang mencakup berbagai kebutuhan pengguna.
Fitur Multitransfer Memudahkan Pengiriman Dana
Salah satu fitur yang ditawarkan Flip adalah Multitransfer. Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengirim uang kepada beberapa penerima dalam satu proses transaksi.
Kehadiran fitur ini dapat membantu pengguna yang harus melakukan pengiriman dana kepada banyak pihak sekaligus. Misalnya, kebutuhan pembayaran kepada sejumlah penerima tidak harus dilakukan satu per satu apabila transaksi tersebut memenuhi ketentuan layanan.
Selain Multitransfer, Flip juga menyediakan fitur Saldo untuk mendukung kebutuhan transaksi tertentu.
Platform ini turut mengembangkan fitur berbasis tautan yang dapat digunakan untuk membantu proses penerimaan transfer. Berbagai pilihan tersebut memberikan fleksibilitas kepada pengguna dalam menyesuaikan layanan dengan kebutuhan transaksi masing-masing.
Flip Menyasar Pengguna Individu dan Pelaku Bisnis
Perkembangan Flip tidak hanya terlihat dari bertambahnya fitur untuk pengguna individu. Perusahaan juga memperluas bisnisnya ke segmen perusahaan dan pelaku usaha melalui Flip for Business.
Layanan tersebut dirancang untuk mendukung kebutuhan transaksi keuangan dalam aktivitas bisnis. Dengan demikian, ekosistem Flip tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang melakukan transaksi pribadi, tetapi juga perusahaan dan usaha kecil maupun menengah.
Flip menyebut platformnya telah melayani lebih dari 16 juta pengguna. Selain itu, perusahaan mengklaim telah melayani sekitar 1.000 perusahaan serta UKM.
Angka tersebut menggambarkan cakupan penggunaan Flip yang semakin luas, baik untuk kebutuhan transaksi personal maupun aktivitas bisnis.
Perjalanan Pendanaan Flip
Pertumbuhan Flip sebagai perusahaan teknologi finansial juga didukung oleh pendanaan dari sejumlah investor.
Pada 2019, Flip memperoleh pendanaan awal dari Sequoia Capital India dan Insignia Ventures Partners.
Dalam putaran pendanaan berikutnya, sejumlah investor lain turut terlibat, termasuk Insight Partners, Tencent, dan Block Inc.
Dukungan pendanaan tersebut menjadi salah satu faktor yang membantu perusahaan mengembangkan teknologi sekaligus memperluas layanan finansial yang ditawarkan kepada pengguna.
Flip Sempat Mengalami Gangguan Layanan pada Oktober 2026
Di tengah perkembangan layanan, Flip juga menghadapi tantangan operasional. Pada Oktober 2026, sejumlah pengguna melaporkan adanya gangguan transaksi pada platform tersebut.
Keluhan yang muncul antara lain berkaitan dengan transfer yang tidak dapat diproses maupun transaksi yang mengalami keterlambatan.
Sebagian pengguna juga menyampaikan kendala terkait transaksi yang masih tertunda. Selain itu, terdapat keluhan mengenai proses pengembalian dana dari transaksi yang mengalami masalah.
Gangguan pada layanan keuangan digital menjadi perhatian khusus karena berkaitan langsung dengan akses pengguna terhadap dana dan kepastian status transaksi.
Flip kemudian mengakui adanya gangguan teknis dan menyampaikan permintaan maaf kepada pengguna. Perusahaan juga menyatakan bahwa proses perbaikan masih dilakukan.
Baca juga:





